Rabu, 18 Mei 2016

Peserta USM STAN Siap di Saring


Suasana USM (Ujian Saringan Masuk) STAN

Komunikasi Utama-Ujian masuk perguruan tinggi merupakan salah satu hal yang dinantikan saat tahun ajaran baru. Khususnya untuk mereka murid-murid SMA sederajat yang baru saja menempuh Ujian Nasional (UN) dan dinyatakan lulus. Berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) membuka pendaftaran untuk calon mahasiswa baru dengan beragam penawaran tentang keunggulan perguruan tinggi masing-masing. Hal itu juga terlihat dilakukan oleh Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN) yang melangsungkan seleksi melalui Ujian Saringan Masuk (USM) Minggu (15/5/2016)
“Ada sekitar 5.000 peserta ujian dari kota Makassar yang mengikuti USM. USM tersebut awalnya akan dilangsungkan di Gor Sudiang. Namun akhirnya batal dan kemudian berpindah lokasi ke Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) serta Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) yang juga menjadi lokasi USM tahun lalu,” ungkap Nurul mahasiswa STAN selaku panitia pelaksana seleksi tersebut. Diakui oleh Nurul, “ujian saringan masuk (USM) merupakan ujian tahap pertama dari beberapa seleksi untuk tembus STAN. Adapun jika calon mahasiswa baru (MABA) dinyatakan lulus dari tes tahap awal ini, maka akan ada tes lanjutan untuk tahap kedua dan ketiga.”
Ia juga menambahkan “Ujian pertama berupa tes tulis, selanjutnya akan ada tes kebugaran dan kesehatan. jika calon MABA dinyatakan lulus dari kedua tes tersebut, maka mereka akan mengikuti tes kemampuan dasar (TKD) yang merupakan rangkaian terakhir dari seleksi masuk STAN.” 
Seleksi tersebut berlangsung selama satu hari. Tes potensi akademik (TPA) dan tes bahasa Inggris (TBI) menjadi ujian pertama dalam tes tertulis yang merupakan seleksi awal untuk calon MABA STAN. Dengan jumlah soal TPA sebanyak 120 soal dan 60 soal untuk TBI. USM tersebut dimulai pkl. 09.30 - 12.00 WITA. Beberapa  fakultas di UINAM menjadi lokasi berlangsungnya USM diantaranya Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Diketahui, usia minimal pendaftar berkisar 17 tahun dan maksimal 20 tahun dengan ketentuan tidak lebih dari tiga kali gagal mengikuti seleksi. Jika lebih dari itu, maka calon MABA tidak dapat mendaftarkan dirinya kembali untuk mengikuti USM selanjutnya. Terang salah seorang peserta saat kami temui di Lobby FDK Minggu (15/5/2016) yang kemudian dibenarkan oleh panitia pelaksana seleksi.
Sedikit kekhawatiran dialami oleh beberapa peserta USM “Saya belum melewati nilai mati karena dalam 120 soal minimal ada empat puluh nomor yang benar, dan saya belum mencapai itu,” jelas  Husnul salah seorang peserta USM Minggu (15/5/2016). Namun ia optimis dan berharap dapat mengikuti seleksi selanjutnya. Husnul juga menambahkan, pengumuman akan keluar 25/5 mendatang.

Reporter : Waridah Ashari, Muh.Imam Mudafiul haq
Editor : Widyastuti
Redaktur : Anna Sherly Kamriani


Tidak ada komentar:

Posting Komentar